Kamis, 14 April 2011

Apakah Sains bisa membuktikan adanya keberadaan Tuhan???

Menurut pendapat saya bahwa sains dapat membuktikan adanya Tuhan. Yang dimaksud membuktikan adanya Tuhan yaitu bahwa seluruh alam semesta ini adalah merupakan ciptaan Allah Tuhan yang Maha Esa. Allah telah menyuruh hambanya untuk menggunakan akalnya untuk berfikir dan memahami segala ciptaan-Nya. Semakin manusia berfikir maka semakin banyak hal yang dia ketahui, semakin canggih teknologi maka semakin banyak hal-hal yang terungkap yang dahulu mustahil sekarang menjadi hal yang sudah bisa diterangkan secara ilmiah. Semakin banyak kita mengetahui segala ciptaan Allah maka kita akan memahami eksistensi adanya Tuhan walaupun kita banyak mengetahui tentang ciptaanNya namun kita hanya sedikit sekali memahami esensi Tuhan. Mengapa demikian??? “karena ilmu Allah Maha luas sedangkan ilmu manusia sangat sedikit sekali, ibarat setetes air dibanding luasnya samudra dan bahkan lebih luas lagi”, tapi setidaknya kemajuan teknologi dapat menghantarkan manusia semakin beriman bagi yang menggunakan akalnya dengan baik. Sebenarnya orang atheis pun mempercayai adanya tuhan sebagai contoh orang atheis saat dia mengadakan penelitian tentang asal mula penciptaan manusia, dia mempercayai adanya kekuatan yang luar biasa mengapa hal itu bisa terjadi. Banyak peneliti-peneliti yang masuk islam dikarenakan dia menemukan banyak hal-hal yang tidak bisa dijelaskan oleh kemampuan akalnya bahwa ada kekuatan besar diluar dirinya dan bahwa alam semesta ini ada merupakan bukti adanya tuhan.

Dalam al Qur’an pun diterangkan tentang berbagai macam ilmu supaya manusia memahaminya dan berfikir. Banyak ayat-ayat al Qur’an yang menjelaskan bukti-bukti adanya Tuhan. Firman Allah dalam Q.S Ar Ra’d ayat 3
3. Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan[765], Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.

24. Dialah Allah yang Menciptakan, yang Mengadakan, yang membentuk Rupa, yang mempunyai asmaaul Husna. bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(Q.S Al Hasyr : 24)

Saya akan memberikan contoh perkembangan teknologi yang dahulu belum ada dan dapat mengungkap misteri-misteri illahi yang dahulu belum bisa diterima secara logis sekarang bisa di terangkan secara logis. Contohnya yaitu, dahulu manusia menempuh perjalanan dengan kendaraan sederhana, sehingga jika menempuh perjalanan panjang dibutuhkan waktu yang sangat lama, berbeda dengan jaman sekarang teknologi sudah maju sehingga manusia bisa menempuh perjalanan jauh dengan waktu yang singkat apalagi sekarang sudah ada kendaraan yang melebihi kecepatan suara dan sekarang pun sudah ada kendaraan untuk pergi ke luar angkasa yang dahulu merupakan hal mustahil. Dalam bidang telekomunikasi dahulu manusia tidak bisa berkomunikasi jarak jauh, berbeda dengan sekarang setelah ditemukannya gelombang listrik dalam udara yang mampu mengirim berbagai pesan, sekarang sudah tidak ada hal yang tidak mungkin untuk berkomunikasi dengan orang di tempat yang jauh. Dalam bidang kedokteran, dahulu para tabib hanya mengobati dengan gejala-gejala yang nampak tapi berkat kemajuan teknologi manusia semakin mengetahui berbagai macam penyebab penyakit, dapat mengetahui sampai hal-hal yang terkecil dalam tubuh, mulai dari organ tubuh, sel, inti sel, bahkan sampai DNA dan cara kerjanya. Semakin majunya teknologi maka semakin kita mengagumi betapa Maha Sempurnanya Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan sangat seimbang dan komplek. Dahulu kita belum bisa menjelaskan tentang proses kejadian manusia secara detail, tapi sekarang kita bisa mempelajarinya dengan mudah karena adanya perkembangan teknologi yang mendukung. Perkembangan teknologi tidak hanya pada bidang kedokteran saja melainkan pada berbagai hal seperti, astronomi, geologi, fisika, dan lain sebagainya. Semakin majunya teknologi maka semakin banyak hal-hal yang terungkap.

Bukti yang sangat konkrit mengenai adanya Tuhan, yaitu manusia mampu mengungkapan berbagai hal yang dahulunya belum terungkap dan sekarang pun masih menjadi misteri. Contohnya yaitu kita mengampil dari proses penciptaan manusia. Semakin majunya sains maka manusia dapat memahami hal-hal yang belum terungkap sekarang sudah bisa di jelaskan tapi hal tersebut masih menjadi misteri besar karena ada hal yang belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Manusia bisa menerangkan tentang proses, perkembangbiakan hewan mulai makhluk hidup bersel satu, proses perubahan pada telur, hewan bersel banyak, hingga penciptaan manusia di dalam rahim seorang ibu mulai dari pembuahan (fertilisasi) sampai menjadi seorang bayi dan dilahirkan. Begitu canggihnya teknologi manusia yang sudah bisa menjelaskan hal tersebut, tapi ada hal yang belum bisa terungkap yaitu mengenai Ruh. Ilmuwan manapun belum bisa mengungkapkan bagaimana caranya atau awal mulanya dari sebuah sel yang bertemu bisa menjadi makhluk hidup yang bernyawa. Para ilmuwa bisa menerangkan proses dari awal pembuahan sampai dilahirkan, mengenai tahap-tahapnya, perubahan-perubahan yang terjadi, dan waktu-waktunya tapi belum bisa mengungkap atau menjelaskan secara ilmiah tentang dari mana datangnya Ruh. Dalam proses tersebut tidak semua bisa menjadi makhluk hidup ada yang mati dan ada juga yang bisa menjadi sebuah makhluk hidup yang bernyawa. Manusia belum bisa mengungkapkan hal itu, maka hal tersebut sudah merupakan salah satu bukti nyata tentang adanya Tuhan. Berkembangan sains semakin mendorong manusia untuk mempelajari lebih mendalam tentang yang ada di alam.

Dengan majunya perkembangan teknologi manusia apakah sudah bisa mengetahui keberadaan Tuhan??? Jawabnya sudah jelas bisa bahwa ada kekuatan luar biasa dalam alam semesta ini yang para ilmuawan belum bisa menjelaskan Dan dalam hal ini saya teringat akan sebuah hadits bahwa Tuhan lebih dekat dari urat leher kita. Dengan demikian bahwa keberadaan Tuhan di setiap makhluk ciptaannya karena alam semesta ini merupakan kekuasaan dan ciptaan Tuhan yang Maha Esa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar